Ya Allah........ Dengarlah jeritan kepedihan hati ini yang sarat dosa. Aku yang lemah tidak berdaya , tetap juga mati dan mati. Ya Allah....... Pimpinlah aku untuk terus di jalan itu. Aku yang berlumuran dosa, tenggelam dalam lautan noda, sungguh malu menghadap menatap MU. Aku yang hina tak punya apa. Tertipu dunia. Buta dari cahaya Mu. Wahai, Penawar segala sengsara. Pimpinlah aku di jalan-Mu agar tidak lagi ku kecewa. Mengutip kurap-kurap dosa, mengharap pada yang fana. Dosa........ Apa yang kita tahu tentang dosa?................ Coba kita renung balik tahun-tahun yang telah berlalu... Berapa banyakkah dosa yang telah kita lakukan... Sebelum tidur, baiklah kiranya kita renung balik ke dalam diri kita... berapa banyakkah dosa yang telah kita lakukan dalam hari-hari yang telah berlalu..... Coba kita pandang pada cermin, tentunya mereka yang masih mengingati akan dosa kan merasa bersalah... Mereka akan berkata kepada diri mereka sendiri. "Wajah inilah yang memandang yang haram. Mata inilah yang melihat kaum bukan sejenisku dengan perasaan berbaur... Mulut inilah yang kadang kala 'gatal' untuk merasa yang haram... Hidung inilah yang segar ketika menghirup minyak-minyak wangi yang bercampur alkohol."............ Entah kapan akan berubah... Semoga hidup kita yang masih tidak tahu sampai kapan ini dijauhkan dari dosa... Semakin lama hidup, semakin bertambah pahala... bukannya dosa..................... Dari Khalid bin Abi' Imran RA. Ia berkata : "Ketika selesai memberikan tausiyah, Rosulullah berdiri dari duduknya seraya mendo'akan para sahabatnya, 'Ya Allah,,, Jadikan kami orang-orang yang takut akan ketentuan-Mu dan takut bermaksiat kepada-Mu. Jadikan kami orang-orang yang taat kepada-Mu, sehingga kami dapat memenuhi panggilan-Mu ke surga. Berikan kami keyakinan kepada semua ketentuan dan kehendak-Mu agar kami tidak mendpatkan musibah di dunia. Sejukkan pendengaran dan penglihatan kami. Berikan kepada kami kekuatan dari setiap yang Engkau hidupkan, dan jadikan itu turun-temurun untuk keturunan kami. Ya Allah........ Berikan hidayah kepada orang-orang uyg berbuat zalim kepada kami. Berikan kami pertolongan dari orang-orang yang memusuhi kami. Jangan jadikan kami orang yang mengagung-agungkan dunia, dan jangan pernah Engkau gabungkan kami dengan orang-orang yang tidak mencintai dan mengasihi kami." HR. Tirmidzi.
 | kita hanyalah manusia biasa.. hakekat manusia tidaklah kan luput dari khilap dan kesalahan.. manusia hanya memiliki sedikit pengetahuan daripada pengetahuan yang hakiki.. terlalu banyak hal yg belum kita ketahui tentang kehidupan ini..
Sebelum kita menganggap diri kita sebagai hambanya, cobalah kita merenung kembali..!! Apakah kita pantas menyebut diri kita ini sebagai hambanya? apakah kita sdh melaksanakan semua perintahnya dan menjauhi larangannya? apakah kita sudah bisa membedakan antara benar dan salah dgn pasti? apakah kita sudah mengetahui hal yang harus kita pahami?
|
 | kita hanyalah manusia biasa.. hakekat manusia tidaklah kan luput dari khilap dan kesalahan.. manusia hanya memiliki sedikit pengetahuan daripada pengetahuan yang hakiki.. terlalu banyak hal yg belum kita ketahui tentang kehidupan ini..
Sebelum kita menganggap diri kita sebagai hambanya, cobalah kita merenung kembali..!! Apakah kita pantas menyebut diri kita ini sebagai hambanya? apakah kita sdh melaksanakan semua perintahnya dan menjauhi larangannya? apakah kita sudah bisa membedakan antara benar dan salah dgn pasti? apakah kita sudah mengetahui hal yang harus kita pahami?
 hm................... engkau benar, akhy, saudaraku.......... manusia masih terlalu jauh dari kata sempurna......... marilah kita merenung bersama,,,,,,,,, merenung,,,,,, dan merenung,,,,,,,,,, insya Allah akan kita dapati betapa kerdilnya kita, betapa rendahnya kita, kita hanya setitik debu yg menempel di sandal jepit ibaratnya........ setitik debu yg tiada makna........... hiks,,,,,,,,,, ah, semoga kita bukan termasuk orang orang yg merugi...... Allah menciptakan masa dengan sebaik-baiknya,,,, so,,,, gunakanlah ia dengan sebaik baiknya pula......... ^_^ |
 | hm................... engkau benar, akhy, saudaraku.......... manusia masih terlalu jauh dari kata sempurna......... marilah kita merenung bersama,,,,,,,,, merenung,,,,,, dan merenung,,,,,,,,,, insya Allah akan kita dapati betapa kerdilnya kita, betapa rendahnya kita, kita hanya setitik debu yg menempel di sandal jepit ibaratnya........ setitik debu yg tiada makna........... hiks,,,,,,,,,, ah, semoga kita bukan termasuk orang orang yg merugi...... Allah menciptakan masa dengan sebaik-baiknya,,,, so,,,, gunakanlah ia dengan sebaik baiknya pula......... ^_^  maka dari itu... perbanyaklah bersyukur.... meskipun kita tertimpa musibah, janganlah hanya bisa menyalahkan.. ingatlah..!!! kala kita mendapat cobaan.. sebenarnya itu bukan musibah.. sebenarnya ialah..
Ia mengingatkan kita, agar kita paham siapa diri kita yg sebenarnya..!
|
 | dialoha wrote on May 21, edited on May 22 Ya ....... Ketika bumi telah semakin tua Di tengah jagad yang kian merenta Terseok, tersaruk, tersandung ...... dan tersungkur dalam bertambah gelapnya masa Begitu banyak dan bahkan semakin banyak manusia yang lupa akan dirinya Alpa atau meng-alpa-kan hakikat kodratnya Bahwa dirinya hanyalah seorang hamba Yang tak kan pernah sedikitpun berarti apa-apa di dunia Tanpa kehadiran-Nya ....... Tanpa ke-WUJUD-an-Nya ......
Namun ..... Wahai Bunga serangkai jiwa Ingat dan tetaplah ingat akan janji-Nya Tentang luas cakrawala kasih sayang-Nya ..... Tentang manis hamparan barokah rahmat-Nya ..... Tentang indah limpahan maghfiroh-Nya ...... Dan pasti ....... tentang kebenaran ISLAM dalam RIDHO-Nya
Maka, wahai Bunga ..... Kembali ..... kembali ...... dan kembalilah senantiasa kepada-Nya Dan, ..... hanya kepada-Nya !!! Di antara masa yang masih tersisa Di tengah waktu yang semoga tak kan lagi menggoda Dalam lebur tengah malam yang tak bergema tanpa do'a Meski debur hening sunyi dalam diri menyiksa kar'na lara ............. akan dosa, nista ....... dan nestapa
Wahai Bunga ..... Jiwa kita ada di genggaman-Nya Semua kita adalah milik-Nya Punya apa-apa ..... atau tak punya apa-apa bagi kita adalah sama di mata-Nya Maka bila kita selalu bersedia bersama-Nya Insya Allah, Dia pun akan tetap bersama kita
Kembali ..... kembali ..... kembali dan kembali Pulang ..... pulang ..... pulang dan pulang selalu di setiap saat, Adalah persembahan sungguh indah dari kita bagi-Nya Dan percayalah bahwa Dia akan selalu menerima Pengembalian ..... Pemulangan ..... yang disertai keikhlasan dari dalamnya relung jiwa
Amin ..... amin ..... amin .....YAA ROBBAL 'ALAMIN |
 | subhanallah .... ( g iso omong wes ^___^) |
 | Ya ....... Ketika bumi telah semakin tua Di tengah jagad yang kian merenta Terseok, tersaruk, tersandung ...... dan tersungkur dalam bertambah gelapnya masa Begitu banyak dan bahkan semakin banyak manusia yang lupa akan dirinya Alpa atau meng-alpa-kan hakikat kodratnya Bahwa dirinya hanyalah seorang hamba Yang tak kan pernah sedikitpun berarti apa-apa di dunia Tanpa kehadiran-Nya ....... Tanpa ke-WUJUD-an-Nya ......
Namun ..... Wahai Bunga serangkai jiwa Ingat dan tetaplah ingat akan janji-Nya Tentang luas cakrawala kasih sayang-Nya ..... Tentang manis hamparan barokah rahmat-Nya ..... Tentang indah limpahan maghfiroh-Nya ...... Dan pasti ....... tentang kebenaran ISLAM dalam RIDHO-Nya
Maka, wahai Bunga ..... Kembali ..... kembali ...... dan kembalilah senantiasa kepada-Nya Dan, ..... hanya kepada-Nya !!! Di antara masa yang masih tersisa Di tengah waktu yang semoga tak kan lagi menggoda Dalam lebur tengah malam yang tak bergema tanpa do'a Meski debur hening sunyi dalam diri menyiksa kar'na lara ............. akan dosa, nista ....... dan nestapa
Wahai Bunga ..... Jiwa kita ada di genggaman-Nya Semua kita adalah milik-Nya Punya apa-apa ..... atau tak punya apa-apa bagi kita adalah sama di mata-Nya Maka bila kita selalu bersedia bersama-Nya Insya Allah, Dia pun akan tetap bersama kita
Kembali ..... kembali ..... kembali dan kembali Pulang ..... pulang ..... pulang dan pulang selalu di setiap saat, Adalah persembahan sungguh indah dari kita bagi-Nya Dan percayalah bahwa Dia akan selalu menerima Pengembalian ..... Pemulangan ..... yang disertai keikhlasan dari dalamnya relung jiwa
Amin ..... amin ..... amin .....YAA ROBBAL 'ALAMIN  ya akhy........................... bergetar jiwa ini membaca goresan kata hati yang engkau tuangkan dalam bait-bait yang begitu menyentuh............ jiwaku goncang, serasa tak menyentuh tanah............ ampunilah kami, ya Allah,,,,,, hamba rendah yg penuh lumuran dosa bersimbah nista , terbuai kilau dunia............. Ya Allah ya Robbul Izzati.............. ................ Kehabisan kata,,,,,
|
 | ya allah maaf kan lah dosa2 kami ya ukhy sungguh terharu nya hati ku dan meresapi ingat akan dosa2 semoga allah mengampuni dosa2 kita amin |
 | wah bagus bngt ya ukhty.ana sangat trharu membacanya.memang manusia hdp tdk luput dari ksalahan.alhamdulillah smua yg ukhty tulis bsa mmbuat org2 yg mmbacanya tringat akn dosa dan ksalahannya.dan bsa mningkatkan iman nya,ya allah ampunilah dosa2 hamba mu ini. |
| |