"Al Faqir Ila Maghfiroti Robbihi"
Photobucket

Alwa Nury's posts with tag: marilah merenung

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag marilah merenung
Blog EntryANAKKU,,,Jul 3, '08 7:23 AM
for everyone
SEPUCUK SURAT DARI SEORANG AYAH

Aku tuliskan surat ini atas nama rindu yang besarnya hanya Allah yang tahu.

Sebelum kulanjutkan, bacalah surat ini sebagai surat seorang ayah kepada anaknya yang sesungguhnya bukan miliknya, melainkan milik Tuhannya.

Anakku, menjadi ayah itu indah dan mulia.

Besar kecemasanku menanti kelahiranmu dulu belum hilang hingga saat ini. Kecemasan yang indah karena ia didasari sebuah cinta. Sebuah cinta yang telah terasakan bahkan ketika yang dicintai belum sekalipun kutemui.

Anakku, menjadi ayah itu mulia.

Bacalah sejarah Nabi-Nabi dan Rasul dan temukanlah betapa nasehat yang terbaik itu dicatat dari dialog seorang ayah dengan anak-anaknya.

Meskipun demikian, ketahuilah Nak, menjadi ayah itu berat dan sulit.

Tapi kuakui, betapa sepanjang masa kehadiranmu disisiku, aku seperti menemui keberadaanku, makna keberadaanmu, dan makna tugas kebapakanku terhadapmu.

Sepanjang masa keberadaanmu adalah salah satu masa terindah dan paling aku banggakan di depan siapapun.

Bahkan dihadapan Tuhan, ketika aku duduk berduaan berhadapan dengan Nya, hingga saat usia senja ini.

Anakku, saat pertama engkau hadir, kucium dan kupeluk engkau sebagai buah cintaku dan ibumu. Sebagai bukti,bahwa aku dan ibumu tak lagi terpisahkan oleh apapun jua.

Tapi seiring waktu, ketika engkau suatu kali telah mampu berkata: "TIDAK", timbul kesadaranku siapa engkau sesungguhnya.Engkau bukan milikku, atau milik ibumu Nak. Engkau lahir bukan karena cintaku dan cinta ibumu.

Engkau adalah milik Tuhan.

Tak ada hakku menuntut pengabdian darimu. Karena pengabdianmu semata-mata seharusnya hanya untuk Tuhan.

Anakku, sedih, pedih dan terhempaskan rasanya menyadari siapa sebenarnya aku dan siapa engkau.

Dan dalam waktu panjang di malam-malam sepi, kusesali kesalahanku itu sepenuh -penuh air mata dihadapan Tuhan. Syukurlah, penyesalan itu mencerahkanku.

Sejak saat itu Nak, satu-satunya usahaku adalah mendekatkanmu kepada pemilikmu yang sebenarnya. Membuatmu senantiasa berusaha memenuhi keinginan pemilikmu.

Melakukan segala sesuatu karena Nya,bukan karena kau dan ibumu. Tugasku bukan membuatmu dikagumi orang lain, tapi agar engkau dikagumi dan dicintai Tuhan.

Inilah usaha terberatku Nak, karena artinya aku harus lebih dulu memberi contoh kepadamu dekatdengan Tuhan.

Keinginanku harus lebih dulu sesuai dengan keinginanTuhan. Agar perjalananmu mendekati Nya tak lagi terlalu sulit.

Kemudian, kitapun memulai perjalanan itu berdua, tak pernah engkau kuhindarkan dari kerikil tajam dan lumpur hitam. Aku cuma menggenggam jemarimu dan merapatkan jiwa kita satu sama lain.

Agar dapat kau rasakan perjalanan rohaniah yang sebenarnya.Saat engkau mengeluh letih berjalan, kukuatkan engkau karena kita memang tak bolehberhenti. Perjalanan mengenal Tuhan tak kenal letih dan berhenti, Nak.

Berhenti berarti mati, inilah kata-kataku tiap kali memeluk dan menghapus air matamu, ketika engkau hampir putus asa.

Akhirnya Nak, kalau nanti, ketika semua manusia dikumpulkan di hadapan Tuhan, dan kudapati jarak kuamat jauh dari Nya, aku akan ikhlas. Karena seperti itulah aku di dunia.

Tapi, kalau boleh aku berharap, aku ingin saat itu aku melihatmu dekat dengan Tuhan.

Aku akan bangga Nak, karena itulah bukti bahwa semua titipan bisa kita kembalikan kepada pemiliknya.

Dari ayah yang senantiasa merindukanmu.

Sumber : Berbagai sumber

Blog EntryYA BUNAYYA ,,,Jul 1, '08 6:40 PM
for everyone
KUTITIP SURAT INI UNTUKMU


Ya bunayya,,,, Dari tangan seorang ibu yang merana,,, yang ditulisnya dengan rasa malu,,, dalam kegelisahan dan lamanya penantian... Lama dipegangnya pena ini, hingga berlinang air matanya...
Ya bunayya,,, Telah senja kini usia Ibu dan aku melihat dirimu telah beranjak dewasa,,, Telah sempurna akal dan telah matang pikiranmu,,,
Ya bunayya,,, Diantara hak Ibu, sudi kiranya engkau membaca suratku ini,,, Namun bila engkau enggan, wahai anakku,,, Robeklah suratku ini sebagaimana engkau merobak-robek hati Ibumu ini....!!!
Ya bunayya,,, 15 tahun yang silam kebahagiaan paling besar kurasakan dalam hidupku,,,!!! Tatkala Dokter mengabarkan kehamilanku,,, Dan setiap Ibu, wahai anakku, Sungguh telah mengetahui makna kalimat ini dengan baik...
Sungguh itu merupakan kebahagiaan dan kegembiraan,,, Dan mulainya awal kepayahan dan perubahan dalam tubuhku,,, Setelah berita kegembiraan ini,,, Ibu mengandungmu selama 9 bulan dengan penuh kebahagiaan,,, Aku bangkit, tidur dan makan dengan penuh kesulitan. Dan akupun bernafas dengan kepayahan...
Namun semua kesulitan dari kepayahan ini tidak mengurangi sedikitpun rasa cintaku padamu dan sayangku kepadamu,,, Bahkan cinta kasihku semakin bertambah padamu,,, Dengan berjalannya waktu kian bertambah besar rasa rinduku menanti kehadiranmu,,,
Aku mengandungmu, anakku,,, Dengan penuh kepayahan,,, Dan rasa sakit yang tiada terkira,,,!!! Betapa gembiranya diriku tatkala kurasakan pergerakanmu,,, Dan bertambah pula kebahagiaanku tatkala kurasakan bertambah berat tubuhmu yang tentunya membuat berat bagi diriku,,, Sungguh inilah kepayahan yang panjang kurasakan,,,!!!
Datang malam-malam di mana aku tak dapat tertidur,,, Dan kedua matakupun tak kuasa tuk kupejamkan,,,!!!
Ya bunayya,,, Kurasakan rasa sakit, kegelisahan, dan rasa takut yang mencekam yang tak bisa kuungkapkandengan pena ini,,, Dan kukatakan dengan ungkapan lisan,,,
Hingga aku melihat dengan kedua mataku seakan-akan kematian akan menjemput diriku sampai akhirnya,, kamu terlahir ke dunia. Air mata kepedihanku terpancar bersama dengan jerit tangismu,,, Hilanglah semua rasa sakit dan kepedihan,,,
Ya bunayya,,, Telah berlalu malam-malam di mana aku meninabobokkan dirimu di dadaku,,, Dan aku mandikan dirimu dengan kedua tanganku,,, Kujadikan pangkuanku sebagai ranjang ranjang bagimu,,, Dan susuanku sebagai makanan untukmu,,,
Aku terjaga sepanjang malam agar kau dapat tertidur pulas,,, Dan aku berlelah diri di siang hari untuk kebahagiaan dirimu,,, Kebahagiaanku, tatkala kamu meminta sesuatu pada Ibu dan segera kupenuhi pintamu,,, Itulah puncak tertinggi kebahagiaanku,,,!!!
Telah lewat malam-malam dan telah berlalu hari demi hari. Demikian kulakukan semua itu untuk kebahagiaanmu,,, Melayanimu sepenuhnya dan tidak melalaikanmu,,, Menyusuimu tiada henti-hentinya dan merawatmu tanpa ada rasa kebosanan hingga bertambah besar tubuhmu...
Tibalah masa keremajaaanmu, dan tanda-tanda kedewasaanmupun telah tampak pada dirimu,,, Hingga Ibu mencarikanmu seorang wanita yang kamu inginkan untuk kau nikahi,,, Dan tibalah waktu pernikahanmu yang membuat sedih hatiku. Berlinang air mataku karena kebahagiaan dengan lembaran hidup barumu,,, Bercampur duka yang dalam karena akan berpisah denganmu...
Kemudian tibalah masa-masa yang amat berat bagi diriku,,, Dimana kurasakan dirimu kini bukanlah buah hatiku yang dahulu kukenal. Sungguh engkau telah mengingkari diriku, melupakan hak-hakku...
Hari terus berlalu dan tidak pernah lagi kulihat dirimu,,, tidak pernah kudengar lembut suaramu,,, Apakah kamu lupa kpd seorang wanita yang telah melahirkan dan memeliharamu dengan penuh rasa cinta....!!!
Ya bunayya,,, Aku tak menuntut apa-apa darimu,,, Jadikanlah diriku layaknya sahabat yang kamu miliki,,, Jadikanlah diriku wahai buah hatiku, salah satu tempat persinggahanmu yang senantiasa kamu kunjungi setiap bulan walau hanya sesaat...
Ya bunayya,,, gemetar seluruh tubuhku, lemah lunglai badanku karena sakit yang aku derita,,, Berbagai penyakit silih berganti mampir padaku. Aku tidak mampu berdiri melainkan dengan kesulitan dan aku tidak mampu untuk duduk melainkan dengan kepayahan dan senantiasa hati ini dipenuhi dengan rasa rindu akan cinta dan sayangmu...
Apabila suatu saat ada orang yang memuliakan dirimu, niscaya kamu akan memujinya karena perlakuannya terhadap dirimu dan kebaikan sifatnya pada dirimu,,, Dan Ibumu ini wahai anakku,,, Ibu banyak berbuat kebaikan pada dirimu dan berlaku ma'ruf padamu hingga tidak dapat dibalas dengan apapun jua,,,!!!
Ibu telah merawatmu, melayani semua kebutuhanmu bertahun-tahun lamanya. Manakah balasanmu,,,??? Apakah setelah semua ini,,, Hatimu menjadi keras??? Dan berlalunya waktu kian membuat dirimu jauh dariku...!!!
Ya bunayya,,, Acapkali aku mengetahui kamu bahagia dalam hidupmu,,, Bertambah pula kebahagiaan dan kegembiraanku,,, Namun betapa herannya Ibu pada dirimu, anakku,,, yang telah kubesarkan dengan belaian kedua tanganku...!!!
Dosa apakah yang telah kuperbuat hingga aku menjadi musuh bagimu??? Engkau tidak mau menjengukku,,, beratkah langkah kakimu untuk mengunjungiku,,,??? Apakah aku melakukan suatu kesalahan pada dirimu??? Ataukah aku telah melakukan kelalaian dalam melayanimu??? Jadikanlah diriku layaknya pelayan-pelayanmu yang engkau berikan upah pada diri mereka...!!!
Berikanlah aku sedikit saja dari rasa belas kasih dan sayangmu. Berbuat baiklah pada diriku wahai anakku,,, Kerana sesunguhnya llah akan memberikan balasan {kebaikan} orang yang berbuat baik...!!!
Ya bunayya,,, Tidak ada yang kuinginkan di sunia ini selain melihat wjahmu,,, Tidak ada yang kuinginkan selain itu,,, Biarkanlah aku menatap wajahmu,,, meredakan amarahmu...
Ya bunayya,,, Bergetar keras degup jantungku,,, Berlinang deras air mataku,,, Melihat dirimu hidup bahagia tercukupi... Senantiasa manusia memperbincangkan akan kebaikan, kedermawanan dan kemuliaanmu...
Ya bunayya,,, Apakah kiranya hatimu masih memiliki seberkas rasa belas kasih pada seorang wanita yang renta dan lemah ini??? Yang hatinya diliputi dengan kerinduan dan diselimuti dengan kesedihan,,, Kamu telah membuat duka hatinya,,, Membuat air matanya berlinang,,, Hancur hatinya dan terputusnya hubungan...
Aku tidak akan mengadukan kepedihan ini,,, Dan belum terhapus kedukaan ini,,, Karena bila naik menambus awan-awan dan mengetuki pintu-pintu langit  niscaya bala akan datang padamu,,, Berbagai keburukan menghampirimu dan musibah besar akn menimpamu,,,
TIDAK.....!!!
Tidak akan mungkin aku lakukan hal tersebut, wahai anakku,,,, Kamu akan senantisa menjadi buah hatiku,,, Penyejuk pandanganku dan kebahagiaan duniaku...
Sadarlah anakku,,, Rambut putihmu mulai tampak,,, Telah berlalu waktu dan masa yang panjang menjadikan dirimu mulai menua... Anakku,,, Bukankah balasan itu sesuai dengan perbuatan???
Niscaya kamu akan menulis surat ini kepada anakmu dengan linangan air mata sebagaimana aku menulis surat ini untukmu...
Ya bunayya,,, Takutlah kepada Allah,,, Hentikanlah tangisnya,,, Hapuslah kedukaannya,,, Setelah itu jika kau inginkan sobeklah suratnya,,,
Dan ketahuilah wahai anakku,,,
"Barangsiapa mengamalkan kebaikan maka kebaikan itu untuknya dan barangsiapa yang berbuat keburukan maka keburukan itu akan kembali padanya"

.................................................................


Kajian : Ust. Armen Halim Naro . Lc
 
NB: Surat ini ditulis oleh seorang Ibu kepada anaknya dengan linangan air mata... Saudaraku semua,,,  Semoga kita termasuk dalam golongan anak yang berbakti kepada orang tua. Allah berfirman dalam Al-Karim-Nya
"Dan Rabbmu telah memerintah supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya."


Blog EntryMUTIARA ILMUJun 19, '08 12:18 AM
for everyone
MUTIARA  ILMU


Biara apa gelaran ilmu diberi
Janganlah lupa wahai saudaraku.....


Di luar sana masih banyak lagi
Yang muda yang alim berilmu tinggi
lagi berakhlak tak suka menonjol diri
Fasih sekali membaca dan memahami
kitab-kitab karangan ulama bistari
Tak kurang yang bijak mengarang dan mentafsiri

Oleh itu jangan kamu terlebih bangga
Jangan hanya tahu menyerang
khilafiyyyah yang nyata
Hanya tahu membid'ah dan dan mengata
Sedangkan haram nyata
dipejam mata

Harap janagn tersinggung dengan kata-kata ini
Kalau melantur, kamu lemparlah ke tepi
kalau ada yang baik barang seinci
ambillah dengan senang hati
Jangan tahan kebiasaan tinggi hati
Ingat kita pasti akan mati
 
Kasihkanlah pada kami orang awam yang jahil ini
Jahil-jahilpun kami masih penganut Islam yang suci
Mana yang khilafiyyah berlapanglah hati
Janganlah dihantam habis-habisan dan dikasari
Jika tidak serasi dengan pegangan diri
nasihatilah tanpa menyakitkan hati

Akhirul kalam, kuulurkan tangan 
buat akhwat dan ikhwah yang sudi menatap karangan
Salam persaudaraan sesama agama dan satu tujuan
Berbeda pendapat bukan artinya bermusuhan
Cuma satu harapanku dari kalian
Para ulama terdahulu jangan mudah diabaikan
,,,,,,,,,,,

"Aku berlindung kepada Allah dari peri hidup orang yang tidak mempunyai cita cita tinggi hingga boleh diteladani oleh orang lain, yang tidak mempunyai sifat warak yang boleh ditiru oleh orang yang ingin berzuhud. Demi Allah, hendaklah kalian memperhatikan perilaku suatu kaum, mendalami sifat dan berita tentang mereka. Ini karena memperbanyak meneliti kitab-kitab mereka adalah sama dengan melihat mereka. Apabila engkau mengatakan telah mendalami dua puluh ribu jilid buku, berarti engkau telah mereka melalui kajian engkau terhadap tingkat semangat mereka, kepandaian mereka, ibadah mereka, keistimewaan ilmu yang mereka miliki yang tidak diketahui orang yang tidak pernah membacanya..."
Ibnu Qoyyim Al Jauzi
(Qimatuz Zaman 'indal Ulama:31)
 
sumber: Mutiara Amaly





Blog EntryRAHASIA SHOLAT SUBUHJun 2, '08 5:27 AM
for everyone

oleh : Dr. dr. Barita Sitompul SpJP

Suasana ShubuhSetiap pagi kalau kita tinggal didekat mesjid maka akan terbangun mendengar adzan subuh, yang menyuruh kita untuk melaksanakan shalat subuh. Bagi mereka yang beriman segera saja melemparkan selimut dan segera wudhu dan shalat baik di rumah masing-masing atau ke mushalla atau masjid terdekat dengan berjalan kaki.

Mungkin menjadi pertanyaan mengapa Tuhan memerintahkan kita bangun pagi dan shalat subuh? Berbagai jawaban dari semua disiplin ilmu tentunya akan banyak dijumpai dan membedah serta memberikan jawaban akan manfaat shalat subuh itu. Dibawah akan diulas sedikit mengani manfaat shalat subuh, instruksi Allah sejak 1400 tahun yang lalu.

Dalam adzan subuh juga akan terdengar kalimat lain dibandingkan dengan kalimat-kalimat yang dikumandangkan muazin untuk waktu-waktu shalat selanjutnya. Kalimat yang terdengar berbeda dan tidak ada pada azan di lain waktu adalah “ash shalatu khairun minan naum”.

Arti kalimat itu adalah shalat itu lebih baik dari pada tidur. Pernahkah kita mencoba sedikit saja menghayati kalimat ”ash shalatu khairun minan naum”?

Mengapa kalimat itu justru dikumandangkan hanya pada shalat subuh, tatkala kita semua sedang terlelap, dan bukan pada adzan untuk shalat lain.

Sangat mudah bagi kita semua mengatakan bahwa shalat subuh memang baik karena menuruti perintah Allah SWT, Tuhan semesta Alam, Apapun perintahnya pasti bermanfaat bagi kehidupan manusia. Tetapi disisi mana manfaat i tu? Apa supaya waktu banyak untuk mencari rezeki, tidak ketinggalan kereta atau bus karena macet? Pada waktu dulukan belum ada desak-desakan seperti sekarang semua masih lancar, untuk itu tinjauan dari sisi kesehatan kardiovaskular masih menarik untuk dicermati.

Untuk tidak berpanjang kata, maka dikemukakan data bahwa shalat subuh bermanfaat karena dapat mengurangi kecenderungan terjadinya gangguan kardiovaskular.

Pada studi MILIS, studi GISSI 2 dan studi-studi lain di luar negeri, yang dipercaya sebagai suatu penelitian yang shahih maka dikatakan puncak terjadinya serangan jantung sebagian besar dimulai pada jam 6 pagi sampai jam 12 siang. Mengapa demikian? Karena pada saat itu sudah terjadi perubahan pada sistem tubuh dimana terjadi kenaikan tegangan saraf simpatis (istilah Cina:Yang) dan penurunan tegangan saraf parasimpatis (YIN). Tegangan simpatis yang meningkat akan menyebabkan kita siap tempur, tekanan darah akan meningkat, denyutan jantung lebih kuat dan sebagainya.

Pada tegangan saraf simpatis yang meningkat maka terjadi penurunan tekanan darah, denyut jantung kurang kuat dan ritmenya melambat. Terjadi peningkatan aliran darah ke perut untuk menggiling makanan dan berkurangnya aliran darah ke otak sehingga kita merasa mengantuk, pokoknya yang cenderung kepada keadaan istirahat.

Pada pergantian waktu pagi buta (mulai pukul 3 dinihari) sampai siang itulah secara diam-diam tekanan darah berangsur naik, terjadi peningkatan adrenalin yang berefek meningkatkan tekanan darah dan penyempitan pembuluh darah (efek vasokontriksi) dan meningkatkan sifat agregasi trombosit (sifat saling menempel satu sma lain pada sel trombosit agar darah membeku) walaupun kita tertidur. Aneh bukan? Hal ini terjadi pada semua manusia, setiap hari termasuk anda dan saya maupun bayi anda. Hal seperti ini disebut sebagai ritme Circardian/Ritme sehari-hari, yang secara kodrati diberikan Tuhan kepada manusia. Kenapa begitu dan apa keuntungannya Tuhan yang berkuasa menerangkannya saat ini.

Namun apa kaitannya keterangan di atas dengan kalimat ”ash shalatu khairun minan naum”? Shalat subuh lebih baik dari tidur?

Secara tidak langsung hal ini dapat dirunut melalui penelitian Furgot dan Zawadsky yang pada tahun 1980 dalam penelitiannya mengeluarkan sekelompok sel dinding arteri sebelah dalam pada pembuluh darah yang sedang diseledikinya (dikerok).

Pembuluh darah yang normal yang tidak dibuang sel-sel yang melapisi dinding bagian dalamnya akan melebar bila ditetesi suatu zat kimia yaitu: Asetilkolin. Pada penelitian ini terjadi keanehan, dengan dikeluarkannya sel-sel dari dinding sebelah dalam pembuluh darah itu, maka pembuluh tadi tidak melebar kalau ditetesi asetilkolin.

Penemuan ini tentu saja menimbulkan kegemparan dalam dunia kedokteran.
“Jadi itu toh yang menentukan melebar atau menyempitnya pembuluh darah, sesuatu penemuan baru yang sudah sekian lama, sekian puluh tahun diteliti tapi tidak ketemu”.

Penelitian itu segera diikuti penelitian yang lain diseluruh dunia untuk mengetahui zat apa yang ada didalam sel bagian dalam pembuluh darah yang mampu mengembangkan/melebarkan pembuluh itu. Dari sekian ribu penelitian maka zat tadi ditemukan oleh Ignarro serta Murad dan disebut NO/Nitrik Oksida.

Ketiga penelitian itu Furchgott dan Ignarro serta Murad mendapat hadiah NOBEL tahun 1998.

Zat NO selalu diproduksi, dalam keadaan istirahat tidur pun selalu diproduksi, namun produksi dapat ditingkatkan oleh obat golongan Nifedipin dan nitrat dan lain-lain tetapi juga dapat ditingkatkan dengan bergerak, dengan olahraga.

Efek Nitrik oksida yang lain adalah mencegah kecenderungan membekunya darah dengan cara mengurangi sifat agregasi/sifat menempel satu sama lain dari trombosit pada darah kita.

Jadi kalau kita kita bangun tidur pada pagi buta dan bergerak, tatkala tamu yang tidak kita inginkan selalu saja sowan pada setiap pagi gelap, maka hal itu akan memberikan pengaruh baik pada pencegahan gangguan kardiovaskular. Naiknya kadar NO dalam darah karena exercise yaitu wudhu dan shalat sunnah dan wajib, apalagi bila disertai berjalan ke mesjid merupakan proteksi bagi pencegahan kejadian kardiovaskular.

Selain itu patut dicatat bahwa pada posisi rukuk dan sujud terjadi proses mengejan, posisi ini meningkatkan tonus parasimpatis (yang melawan efek tonus simpatis). Dengan exercise tubuh memproduksi NO untuk melawan peningkatan kadar zat adrenalin di atas yang berefek menyempitkan pembuluh darah dan membuat sel trombosit darah kita jadi bertambah liar dan inginnya rangkulan terus.

Demikianlah kekuasaan Allah, ciptaannya selalu dalam berpasang-pasangan, siang-malam, panas-dingin, dan NO-Kontra anti NO.

Allah, sudah sejak awal Islam datang menyerukan shalat subuh. Hanya saja Allah tidak secara jelas menyatakan manfaat akan hal ini karena tingkat ilmu pengetahuan manusia belum sampai dan masih harus mencarinya sendiri walaupun harus melalui rentang waktu ribuan tahun. Petunjuk bagi kemaslahatan umat adalah tanda kasihNya pada hambaNya. Bukti manfaat instruksi Allah baru datang 1400 tahun kemudian. Allahu Akbar.

Mudah-mudahan mulai saat ini kita tidak lagi memandang sholat sebagai perintahNya akan tetapi memandangnya sebagai kebutuan kita. Sehingga tidak merasa berat dan terpaksa dalam menjalankan ibadah dan selalu shalat subuh didahului dengan shalat sunnah dan kalau dapat jalan ke mesjid.

Dan juga anda jangan jadi terlalu bersemangat, karena ingin sehat sehingga shalat subuhnya jadi 3 atau 4 rakaat. Itu tidak ada dalam petunjuk shalat. Selamat shalat subuh dengan penuh rasa syukur pada Allah akan karunia ini. Amien.
____________________________________
diambil dari milist “ahli sufi” arsip file attachment,


Blog EntryDETIK DETIK SAKARATUL MAUT RASULULLAH SAWJun 2, '08 4:37 AM
for everyone

Inilah bukti cinta yang sebenar-benarnya tentang cinta, yang telah dicontohkan Allah SWT melalui kehidupan Rasul-Nya. Pagi itu, meski langit mulai menguning di ufuk timur, burung-burung gurun enggan mengepakkan sayapnya.

Rasulullah dengan suara lemah memberikan kutbah terakhirnya, “Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua perkara pada kalian, al-Qur’an dan sunnahku. Barang siapa mencintai sunnahku, bererti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan masuk syurga bersama-sama aku.”

Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasul yang tenang menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan nafas dan tangisnya.Usman menghela nafas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. “Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba. Rasulullah akan meninggalkan kita semua,” keluh hati semua sahabat kala itu.

Manusia tercinta itu, hampir selesai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan cergas menangkap Rasulullah yang berkeadaan lemah dan goyah ketika turun dari mimbar. Di saat itu, kalau mampu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu. Matahari kian tinggi, tapi pintu rumah Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam.

“Bolehkah saya masuk?” tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk.

“Maafkanlah, ayahku sedang demam,” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.

Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah.

“Siapakah itu wahai anakku?”
“Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,” tutur Fatimah lembut.

Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.

“Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut,” kata Rasulullah.

Fatimah menahan ledakkan tangisnya.

Malaikat maut telah datang menghampiri. Rasulullah pun menanyakan kenapa Jibril tidak menyertainya. Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.

“Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?” tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah.

“Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu,” kata Jibril.

Tapi, semua penjelasan Jibril itu tidak membuat Rasul lega, matanya masih penuh kecemasan dan tanda tanya.

“Engkau tidak senang mendengar kabar ini?” tanya Jibril lagi.

“Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak, sepeninggalanku?”

“Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: ‘Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya,” kata Jibril meyakinkan.

Detik-detik kian dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan-lahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang.

“Jibril, betapa sakitnya, sakaratul maut ini.” Perlahan terdengar desisan suara Rasulullah mengaduh.

Fatimah hanya mampu memejamkan matanya. Sementara Ali yang duduk di sampingnya hanya menundukan kepalanya semakin dalam. Jibril pun memalingkan muka.

“Jijikkah engkau melihatku, hingga engkau palingkan wajahmu Jibril?” tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.

“Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal,” kata Jibril sambil terus berpaling.

Sedetik kemudian terdengar Rasulullah memekik kerana sakit yang tidak tertahankan lagi.

“Ya Allah, dahsyat sekali maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku,” pinta Rasul pada Allah.

Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu. Ali pun segera mendekatkan telinganya.

“Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.”

Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.

“Ummatii, ummatii, ummatiii?” Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran kemuliaan itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa baarik wa salim ‘alaihi. Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.

Kirimkan kepada sahabat-sahabat muslim lainnya agar timbul kesadaran untuk mencintai Allah dan RasulNya. Seperti Allah dan Rasul mencintai kita semua.
________________
Source : Search Engine, Islamic Site …


Blog EntryPENGHAMBAANMay 25, '08 5:46 PM
for everyone

Manusia dijadikan oleh Allah Azza Wa Jalla bukan secara sia-sia ataupun untuk membuang masa. Maha suci Allah Subhanahu Wa Ta'ala dari sifat ke-Mahaan-Nya. Manusia dijadikan sebagai hamba untuk mengabdikan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Kita ditakdirkan lahir lengkap dengan segenap karunia dan nikmat Allah Azza Wa Jalla. Tuk menjadi hamba dan menghamba hanya pada-Nya.

Perhambaan ini adalah sepenuh raga, tenaga, masa, dan sepanjang waktu. Malahan seluruh alam, termasuk segala macam binatang pun mengabdikan diri kepada Allah..............

Tapi malang, terdapat juga manusia suka memperbodohkan diri. Karena lebih senang bertuhankan manusia lain dan hawa nafsu.

Kesulitan yang tak segera berujung menghimpun iman menjadi gersang, aqidah meranggas, jiwa goyah, resah, gelisah,

bukan tak tahu apa sebabnya.

Tahu... Karena diri jauh dari-Nya.

Tahu... Karena diri telah meninggalkan petunjuk Nya

Tahu... Karena diri menempuh jalan yang salah.

Apabila manusia terlupa dan sengaja melupakan tujuan penghambaannya, maka tiadalah kehidupan itu kecuali bermain-main.

Bermain-main untuk menghabiskan masa umur yang terasa begitu panjang, padahal umurnya pendek.

Adakah episode kehidupan kita akan menjadi suatu kisah perjuangan yang bercita-cita besar atau sekadar kisah pentabdziran makanan dan oksigen di muka bumi?

Kehidupan ini hanya sekali, gunakan ia sebaik-baiknya, supaya ia menjadi saksi di akherat nanti sebagai bukti penghambaan kita sebelum terlewat.


Blog EntryILLAHI................May 24, '08 7:18 PM
for everyone

Segala puji bagi Mu, wahai Pemilik Kedermawanan, Keagungan dan Ketinggian. Engkau Maha Agung, memberi dan mencagah siapa yang Kau kehendaki. Hanya kepada-Mu kumengadu di saat sulit dan bahagia, wahai Tuhanku, Penciptaku, Pelindungku, dan Penolongku.

Illahi..........

Jika dosa telah menumpuk, maka ma'af-Mu lebih agung dan lebih lapang dari dosaku.

Illahi..........

Jika kuturuti segala kehendak nafsuku, maka kini aku berkelana di sahara penyesalan.

Illahi.........

Engkau melihat kefakiran dan kepapaanku, sedangkan Engkau mendengar munajatku yang tersembunyi.

Illahi.........

Jangan Kau putus harapanku dan jangan biarkan hatiku tersesat, karena asaku tertumpu pada aliran karunia-Mu.

Illahi.........

Jangan Kau sia-siakan aku atau Kau campakkan aku, maka siapa lagi yang dapat kuharap dan kujadikan penyafaat.

Illahi.........

Lindungilah aku dari siksa-Mu, karena aku adalah hamba-Mu yang terpenjara, hina, takut dan bersimpuh pada-Mu.

Illahi.........

Bahagiakan aku dengan mengajarkan hujjahku bila aku sudah kembali ke alam kuburku.

Illahi..........

Jika Kau siksa aku seribu tahun, maka temali harapanku pada-Mu tak kan terputus.

Illahi..........

Biarkan aku menrasakan manisnya ma'af-Mu pada hari tiada keturunan dan harta yang bermanfaat di sana.

Illahi..........

Jika Kau tak menjagaku, niscaya aku kan binasa, dan jika Kau memeliharaku, maka aku takkan binasa.

Illahi.........

Jika Engkau tak ma'afkan pendosa, maka siapakah yang akan orang jahat yang berlumuran hawa nafsu?

Illahi.........

Jika aku teledor dalam mencari ketaqwa'an, maka kini aku berlari mengejar ma'af-Mu.

Illahi.........

Jika aku berbuat kesalahan tanpa sepengetahuanku, aku selalu menghartap-Mu sehingga orang-orang berkata "Alangkah tidak takutnya ia!"

Illahi..........

Dosa-dosaku telah menumpuk bak gunung menjulang, namun ampunan-Mu lebih agung dan tinggi dari dosaku.

Illahi.........

Mengingat karunia-Mu dapat menyelamatkan bara (hati dan kekhawatiran)ku, sedangkan mengingat dosa-dosa, maka mengucurlah air mataku.

Illahi.........

Ampunilah kesalahanku dan musnahkanlah dosa-dosaku, karena aku mengaku, takut dan bersimpuh di haribaan-Mu.

Illahi..........

Berilah kebahagiaan dan ketenangan padaku, karena ku takkan mengetuk pintu selain-Mu.

Illahi..........

Jika Kau usir aku atau Kau hinakan aku, maka apa dayaku dan tak ada yang bisa kuperbuat, ya Rabbi?.....

Illahi..........

Pencinta-Mu kan terjaga sepanjang malam, bermunajat dan memohon kepada-Mu, sedangkan orang yang terlupa akan terlelap dalam tidur.

Illahi...........

Mkhluk ini berada di atara dua tidur, maka kala sadar ia bersimpuh di malam hari. Mereka semua mengharap karuni agung-Mu, mengharap rahmat-Mu yang agung dan menginginkan keabadian.

Illahi..........

Asaku memberikan sebuah harapan kebahagiaan, sedang keburukan dosaku akan menghinakanku.

Illahi..........

Jika Kau mengampuniku, maka ma'af-Mu adalah penyelamatku, dan jika tidak, aku akan hancur dengan dosa yang membinasakan ini.

Illahi..........

Bangkitkanlah aku dalam agama Muhammad dan segera bertaubat, bertaqwa, khusyu' dan bersimpuh di haribaabn-Mu.

Illahi..........

Curahkanlah sholawat atas kami, atas mereka, selama para muwahhid memohon dan orang-orang shaleh bermunajat bersimpuh di pintu-Mu

................

Amin ya Rabb al 'alamin.

 


Blog EntryMENGINGATI MUMay 22, '08 8:20 AM
for everyone

Tatkala hatiku keras dan jalan-jalanku sempit

maka aku jadikan harapanku terhadap ma'afMu menjadi tangga.

Dosaku begitu besar

tapi jika menatapMu, pengampunan-Mu jauh lebih besar.

Ya Allah,,,,,,,,,,

Anugerahilah kami kebersihan ma'rifat dan muliakanlah kami dengan baiknya hubungan antara kami dan Kamu di atas sunnah. Berikanlah kami rizki dengan kebenaran tawwakal kepada-Mu dan baik sangka pada-Mu. Anugerahilah kami sesuatu yang bisa mendekatkanku pada-Mu. Dan ma'afkanlah kami dengan kasih sayang-Mu, wahai Yang Maha Penyayang.

Tanpa kemuliaan-Mu yang Agung, aku hanya bisa berdiri dengan hina,

terhadap samudra rahasia-Mu, aku tak punya ilmu.

Di telaga nama-nama Mu yang indah, segala prosa dan puisi tenggelam.

Sejak hari "Alastu bi Rabbikum", orang-orang dungu terhadap nama-Mu, lalu Kau ajari mereka nama-nama itu. Kami telah minum serat cinta dan belas kasih-Mu, hingga kami tidak lapar dan tidak haus.

MengingatiMu hati karatku belum mampu menjadi tenang

Namun..........

MengingatiMu mampu mengingatkan dosaku yang begitu besar

Maka............

MengingatiMu, kutahu masih ada ruang pengampunanMu

MengingatiMu mampu memagari nafsu

MengingatiMu mampu mendidik jiwa

Ya Allah..........

Tanpa ihsan-Mu masa amat mencemburuiku.......

Permudahkanlah aku menggilap hati ini.......

Agar cahaya di bawah lapisan itu.......

Dapat menyinari baitul muslim ini.

Moga kasih-Mu ya Allah,

Senantiasa melindungi kami dalam naungan rahmat-Mu.

Amin ya Rabb al 'alamin.


Blog EntryJERITAN DOSAMay 21, '08 12:00 PM
for everyone

Ya Allah........

Dengarlah jeritan kepedihan hati ini yang sarat dosa. Aku yang lemah tidak berdaya , tetap juga mati dan mati.

Ya Allah.......

Pimpinlah aku untuk terus di jalan itu. Aku yang berlumuran dosa, tenggelam dalam lautan noda, sungguh malu menghadap menatap MU.

Aku yang hina tak punya apa. Tertipu dunia. Buta dari cahaya Mu.

Wahai, Penawar segala sengsara. Pimpinlah aku di jalan-Mu agar tidak lagi ku kecewa. Mengutip kurap-kurap dosa, mengharap pada yang fana.

Dosa........

Apa yang kita tahu tentang dosa?................

Coba kita renung balik tahun-tahun yang telah berlalu... Berapa banyakkah dosa yang telah kita lakukan...

Sebelum tidur, baiklah kiranya kita renung balik ke dalam diri kita... berapa banyakkah dosa yang telah kita lakukan dalam hari-hari yang telah berlalu.....

Coba kita pandang pada cermin, tentunya mereka yang masih mengingati akan dosa kan merasa bersalah... Mereka akan berkata kepada diri mereka sendiri.

"Wajah inilah yang memandang yang haram. Mata inilah yang melihat kaum bukan sejenisku dengan perasaan berbaur... Mulut inilah yang kadang kala 'gatal' untuk merasa yang haram... Hidung inilah yang segar ketika menghirup minyak-minyak wangi yang bercampur alkohol."............

Entah kapan akan berubah... Semoga hidup kita yang masih tidak tahu sampai kapan ini dijauhkan dari dosa... Semakin lama hidup, semakin bertambah pahala... bukannya dosa.....................

Dari Khalid bin Abi' Imran RA. Ia berkata :

"Ketika selesai memberikan tausiyah, Rosulullah berdiri dari duduknya seraya mendo'akan para sahabatnya,

'Ya Allah,,, Jadikan kami orang-orang yang takut akan ketentuan-Mu dan takut bermaksiat kepada-Mu.

Jadikan kami orang-orang yang taat kepada-Mu, sehingga kami dapat memenuhi panggilan-Mu ke surga. Berikan kami keyakinan kepada semua ketentuan dan kehendak-Mu agar kami tidak mendpatkan musibah di dunia.

Sejukkan pendengaran dan penglihatan kami. Berikan kepada kami kekuatan dari setiap yang Engkau hidupkan, dan jadikan itu turun-temurun untuk keturunan kami.

Ya Allah........

Berikan hidayah kepada orang-orang uyg berbuat zalim kepada kami. Berikan kami pertolongan dari orang-orang yang memusuhi kami. Jangan jadikan kami orang yang mengagung-agungkan dunia, dan jangan pernah Engkau gabungkan kami dengan orang-orang yang tidak mencintai dan mengasihi kami."

HR. Tirmidzi.


Blog EntryMUNAJATMay 19, '08 1:36 AM
for everyone

 

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka."

Sungguh!!!!!!!!

Pujian hanya untuk-Mu. Pemilik segala kekayaan. Raja segala raja. Di langit dan di bumi. Demi Tuhan, tiada sekutu bagi-Mu. Ya Rahman, dengarkanlah rayuan nuraniku. Telah kusahut seruan-Mu. Kubisikkan kalimah rindu. Ingin kumiliki al-Hubb yang Abadi.

Teguh qiyam ku menghadap istana agung. Dalam lautan manusia menadah dosa. Masihkah terbuka gerbang maghfirah? Sedang aku seorang ma'asi. Yang terlalu sedikit sujudnya?......

Biarkan,,, Biar basah bumi lahirnya anbiya'. Oleh hujan munajat. Karena, tak tertanggung lagi beban noda. Walau tidak arifku. Bisakah luntur ia dari hati? Suci sejernih air zam-zam?..........

Sadar aku tidak layak menghuni al-Firdaus. Dalam kerendahan ku sembahkan ruku'. Lazim mendamba marcu kasih yang hakiki. Hingga keringat membawa pergi segala dosa.

Allahumma... Andai esok ditakdirkan bertemu-Mu di Mahsyar, hanya ridho-Mu yang hamba harap.

Ketika diri ini terasa jauh dariMu, ya Allah,,,

Ketika dosa dan maksiat mengotori hati ini, ya Allah,,,

Ketika ia menjadi resah gelisah dilanda gundah gulana, ya Allah,,,

Ketika air mata ini tak lagi mampu mencairkan kekerasannya, ya Allah,,,

Kepada siapa lagi harus kupalingkan muka ini, ya Allah,,,

Kepada siapa lagi harus kuadukan segala susah sedih di hati, ya Allah,,,

Kepada siapa lagi harus kugantungkan harapan ini, ya Allah,,,

Kepada siapa lagi harus kumemohon ampun, ya Allah,,,

Ya Allah,,, ampunilah aku, ya Allah,,, berikanlah ketenangan bagiku

Ya Allah,,, bersihkanlah hatikau dari dosadan maksiat padaMu

Ya Allah,,, Engkaulah tempat bergantung

Tunjukkanlah kepadaku jalan kebenaran, ya Allah,,,

Jauhkanlah dariku jalan kemungkaran, ya Allah,,,

Tunjukkanlah bagiku jalan menuju syurga-Mu, ya Allah,,,

Jauhkanlah dariku panasnya api neraka-Mu, ya Allah,,,

Janganlah Engkau murka kepadaku atas kesalahanku, ya Allah,,,

Janganlah Engkau murka atas kealpaanku, ya Allah,,,

Betapa besarnya cinta-Mu padaku, ya Allah,,,

Betapa murah rizki dan karuni-Mu padaku, ya Allah,,,

Allahumma ya Allah,,, Ya arhama raahimiin,,,

Astaghfirullah,,, astaghfirullah,,, astaghfirullah al-Adziim.

Segala puji kepada-Mu ya Allah, Zat Yang Maha Pencipta. Engkaulah satu-satunya Sang Maha Pencipta, selain daripada-Mu ya Allah semuanya telah diciptakan. Sesungguhnya seluruh ciptaan-Mu ini ya Allahhanya mampu bergantung kepada rahmat-Mu. Tidak ada apa yang makhluk-Mu miliki, hanya harapan kepada rahmat-Mu. Ya Allah, sholawat dan salam buat kekasi-Mu, Rosulullah Muhammad SAW, yang Engkau telah nobatkan dengan sempurna, sebagai Rahmat bagi sekalian alam. Limpahan sholawat dan salam juga buat keluarga Baginda, serta para Sahabat yang telah menyukakan Baginda dengan dakwah dan pengorbanan mereka.

Oh, Allah,,, Demi rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, demi segala nikmat-Mu yang senantiasa mengalir tanpa henti, aku yang faqir ini memohon memohon kekuatan dan taufik daripada Mu, agar hidup dan matiku ini, semata-mata untuk Mu. Karena Mu.................


Blog EntryAKU KEMBALI YA ALLAHMay 13, '08 1:13 AM
for everyone

Ya Robbi...................

Inilah catatan perjalannaku yang baru. Setelah sekian lama diri terbiar sesat dalam sadar, aku kembali pada-Mu. Aku pulang dengan tangisan yang tidak dapat kuhentikan. Pun, harapanku hanyalah agar Engkau masih menerima kepulangan ini.

Ya Robbi...................

Engkaulah sumber rejekiku. Kenapa hatiku terlalu sesak memikirkannya sedang Engkaulah yang menguruskan segalanya. Semuanya adalah, dari sisi-Mu juga datang dan perginya. Bawalah aku ke jalan-Mu yang lurus, terang dan tenang.

Ya Robbi...................

Engkaulah sumber keamanan. Kenapa hatiku masih mencarinya dari manusia? Engkaulah sumber cinta dan kebahagiaan. Kenapa aku masih mendambakannya dari manusia?

Ya Robbi...................

Dipukul gelombang dunia yang ganas, ditiup angin taufan nafsu, akhirnya aku terdampar di kaki takdir-Mu dalam kesakitan. Ya Allah, wahai pelindungku, berilah pengampunan-Mu kepadaku. Berilah cinta dan kasih sayang-Mu kepadaku. Wahai Yang Memiliki cinta. Wahai Pemilik Cinta Yang Agung.

Ya Robbi...................

Ya Arhamarrohimiin.......... Irhamna Birohmatika..............


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help